Semen Waterproofing untuk Kolam Renang Anti Rembes

Jika kamu ingin membuat kolam renang anti rembes, kamu harus memperhatikan produk semen yang digunakan. Untuk pembuaan kolam renang, gunakan semen waterproofing. Apa perbedaan hasil akhir kolam renang jika menggunakan semen biasa dan juga semen waterproofing? Apa yang terjadi jika pembuatan kolam renang menggunakan semen biasa? Untuk mengetahuinya, kamu bisa menyimak artikel berikut.

Apa Itu Semen Waterproofing?

Semen waterproofing adalah semen yang sudah memiliki formulasi kedap air sehingga mampu mencegah kebocoran atau rembesan pada permukaannya. Selain untuk pemasangan keramik pada kolam renang, penggunaannya juga dapat diaplikasikan pada: permukaan atap beton, dinding, hingga lantai kamar mandi.

Perbedaannya dengan Semen Biasa

Semen waterproofing memiliki tambahan bahan aditif (biasanya bahan yang berupa bahan kimia hidrofobik atau latex) yang membuat hasil campurannya lebih rapat dan tidak tebus air.

Pembuatan Kolam Renang Menggunakan Semen Biasa

Pembuatan kolam renang yang menggunakan semen biasa dapat berpengaruh pada hasil akhir kolam renang. Risiko kolam renang rusak hingga bocor dalam waktu dekat tidak bisa dihindari. Berikut penjelasannya.

1. Air mudah merembes keluar 

Semen biasa memiliki sifat berpori, artinya memiliki celah mikroskopis tempat air bisa merembes. Akibatnya air bisa pelan-pelan meresap pada dinding atau dasar kolam. Lama-lama, volume air bisa berkurang walau tak nampak bocor besar.

2. Dinding dan lantai kolam bisa retak

Ketika air masuk ke dalam pori-pori semen, air membawa garam dan mineral yang bisa membentuk kristal di dalam pori yang dapat menekan permukaan dari dalam. Saat siang-malam, air mengalami perubahan suhu. Air yang mengendap bisa mengembang-menyusut yang dapat menyebabkan retak rambut.

3. Lumut dan jamur mudah tumbuh

Semen yang lembap dapat menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan jamur dan juga lumut.

  • Kolam tampak kusam dan licin.
  • Selain tidak higienis, permukaan kolam yang berjamur atau berlumut dapat membahayakan karena licin.

belanjamaterial_Semen Waterproofing untuk Kolam Renang Anti Rembes

Area Pengaplikasian Semen Waterproofing:

  • Atap dak beton.
  • Balkon dan teras.
  • Kamar mandi.
  • Kolam ikan atau kolam renang.
  • Basement.
  • Tangki air.

Penggunaan semen waterproofing perlu kamu gunakan untuk area yang membutuhkan. Kalau kamu ingin merencanakan pembangunan atau mencari toko yang menyediakan kebutuhan bahan bangunan, kunjungi belanjamaterial.com sekarang. Banyak bahan bangunan yang berkualitas yang dapat kamu temukan. Kunjungi toko ini juga kalau kamu ingin mendapatkan rekomendasi bahan bangunan lainnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *