
Lem Beton Atau Mortar Perekat: Mana yang Harus Dipakai?
Dalam dunia konstruksi bangunan, urusan merekatkan material itu krusial. Tapi banyak yang masih bingung: kapan harus pakai lem beton dan kapan harus menggunakan mortar perekat? Apakah keduanya sama? Apakah keduanya dapat saling menggantikan?
Nah, biar ga salah bahan, yuk simak penjelasannya berikut ini!
Apa Itu Lem Beton?
Lem beton adalah material berbasis resin epoxy atau polymer khusus. Biasanya berbentuk cairan kental atau pasta, biasanya di gunakan untuk:
- Menyambung beton lama dengan beton baru
- Memperbaiki struktur beton yang retak
- Merekatkan elemen logam pada permukaan beton
Kelebihan Lem Beton:
- Daya rekat sangat kuat
- Tahan terhadap tekanan bahkan suhu ekstrem
- Cocok untuk pekerjaanmperbaikan atau bahkan struktural
Kekurangannya:
- Biasanya harganya relatif mahal
- Proses aplikasinya harus teliti (tidak cocok untuk permukaan berdebu atau pun basah)
Apa Itu Mortar Perekat?
Mortar perekat adalah campuran berbasis semen, pasir halus, dan juga aditif khusus. Mortar ini di rancang untuk:
- Merekatkan bata ringan (hebel)
- Memasang keramik atau granit
- Pekerjaan pemasangan dengan bidang luas
Kelebihan mortar perekat:
- Praktis dan juga mudah digunakan
- Cocok untuk aplikasi yang cepat dan juga efisien
- Lebih ekonomis dibanding lem beton
Kekurangannya:
- Daya rekat cukup untuk non-struktural
- Tidak cocok untuk sambungan beton ke beton

Perbandingan Singkat
| Aspek | Lem Beton | Mortar Perekat |
| Bahan Dasar | Resin epoxy/polymer | Semen, pasir halus, aditif |
| Daya Rekat | Sangat tinggi | Sedang-tinggi |
| Aplikasi | Beton ke beton, struktur | Bata ringan, keramik, hingga granit |
| Harga | Lebih mahal | Lebih terjangkau |
| Cocok untuk | Pekerjaan stuktural | Pekerjaan non-struktural |
| Bentuk | Cair/pasta | Bubuk dicampur air |
Kapan Pakai Lem Beton?
Gunakan lem beton jika kamu:
- Menyambung beton lama dengan yang baru
- Melakukan perbaikan struktur seperti balok atau kolom retak
- Saat kamu membutuhkan pengikat kuat antara logam dan beton
Kapan Pakai Mortar Perekat?
Gunakan mortar perekat jika kamu:
- Pasang hebel atau juga bata ringan
- Pasang keramik, granit, hingga marmer
- Menginginkan pekerjaan yang rapi dan juga cepat
Kesimpulan:
Lem beton dan juga mortar perekat memiliki fungsi berbeda. Jangan sampai salah pakai, karena bisa bikin pekerjaan ga tahan lama atau bahkan gagal total. Pastikan kamu paham tujuan proyekmu, lalu pilih bahan yang sesuai.
Kamu lagi bingung mau cari bahan material yang berkualitas? belanjamaterial.com solusinya! Kunjungi profil kami untuk menemukan berbagai macam bahan material yang berkualitas. Dan jangan lupa klik disini untuk menemukan berbagai macam rekomendasi bahan material yang terpercaya dan pastinya super lengkap.
