Kesalahan Umum yang Bikin Biaya Proyek Membengkak

Dalam banyak proyek bangunan, pemilihan material dinding sering dianggap keputusan teknis biasa. Padahal, perbandingan dinding hebel vs bata merah bisa menjadi faktor penentu apakah anggaran proyek tetap aman atau justru berujung pada biaya proyek membengkak. Kesalahan kecil di tahap awal seringkali berdampak panjang hingga proses finishing.

Masalahnya, banyak pemilik proyek dan pelaksana lapangan belum benar-benar memahami perbedaan karakter material secara menyeluruh. Akibatnya, banyak yang mengambil keputusan tidak selaras dengan kebutuhan struktur, metode kerja, dan efisiensi biaya, sehingga biaya proyek membengkak tanpa terasa.

Hal yang Sering Diabaikan

1. Tidak Mempelajari Sifat Bahan Material dengan Baik

Dinding hebel dan bata merah memiliki bahan dasar yang sangat berbeda. Pembuatan hebel berasal dari beton aerasi dengan kandungan udara tinggi, sedangkan bata merah berasal dari tanah liat yang dibakar. Perbedaan ini memengaruhi hampir seluruh aspek pekerjaan dinding dan berpotensi memicu biaya proyek membengkak jika tidak dipahami sejak awal.

Bata merah memiliki pori alami yang tidak seragam, sementara hebel diproduksi dengan standar pabrik yang presisi. Ketidakteraturan bata merah sering memerlukan adukan lebih tebal agar dinding tetap rata. Kondisi ini membuat konsumsi material meningkat dan berisiko menyebabkan biaya proyek membengkak.

Sebaliknya, hebel memiliki dimensi konsisten sehingga pemasangan lebih cepat dan efisien. Namun, jika proyek tidak menyiapkan perekat yang tepat, keunggulan ini justru tidak termanfaatkan secara maksimal.

2. Tidak Mempelajari Berat Kedua Material dan Pengaruhnya pada Struktur Bangunan

Berat material dinding sering luput dari perhatian, padahal perbedaannya sangat memengaruhi desain struktur bangunan. Bata merah memiliki bobot lebih berat daripada hebel, sehingga menambah beban mati pada pondasi, kolom, dan balok. Jika tidak memperhitungkan hal ini sejak awal, struktur bangunan yang membutuhkan penyesuaian tambahan, dapat berpotensi membuat biaya proyek membengkak.

Sebaliknya, dinding hebel yang lebih ringan membantu menekan beban struktur secara keseluruhan. Kondisi ini memungkinkan perencanaan struktur yang lebih efisien tanpa mengurangi faktor keamanan. Dengan memahami perbedaan bobot material sejak tahap perencanaan, risiko perubahan desain dan biaya proyek membengkak dapat lebih minimum.

3. Tidak Memperhatikan Beban Struktur Bangunan

Bata merah memiliki berat lebih besar dibanding hebel. Jika menggunakan material ini pada bangunan bertingkat tanpa penyesuaian struktur, proyek bisa memerlukan tambahan tulangan atau elemen penguat. Di titik inilah biaya proyek membengkak karena perubahan desain di tengah pekerjaan.

Hebel yang lebih ringan membantu menekan beban struktur. Namun, keuntungan ini hanya optimal jika sejak awal perencana struktur dan pelaksana lapangan berkoordinasi dengan baik.

4. Tidak Memahami Bahwa Tiap Material Beda Cara Penanganannya

Metode pemasangan menjadi pembeda signifikan antara dinding hebel vs bata merah. Banyak proyek gagal mengoptimalkan metode kerja, sehingga waktu pengerjaan molor dan biaya proyek membengkak.

Beberapa perbedaan yang sering terjadi di lapangan:

  • Bata merah membutuhkan adukan semen-pasir dengan ketebalan relatif besar
  • Hebel menggunakan perekat khusus dengan lapisan tipis
  • Kecepatan pemasangan hebel cenderung lebih tinggi

Jika tukang belum terbiasa dengan sistem hebel, proses adaptasi bisa memperlambat pekerjaan. Tanpa pengawasan yang baik, hal ini tetap berisiko membuat biaya proyek membengkak.

5. Tidak Merencakan Finishing Dinding yang Baik sehingga Menguras Anggaran

Finishing merupakan tahap terakhir yang krusial dan tidak dapat ditawar. Seringkali, banyak orang menganggap remeh tahap akhir ini. Padahal, perencanaan finishing yang tidak baik akan menyebabkan pembengkakan biaya konstruksi.

Meskipun awalnya, proyek tidak terlihat menguras banyak pengeluaran, namun nyatanya bisa memberikan pengeluaran banyak dan tidak terduga saat memasuki tahap plester dan acian.

6. Kebutuhan Plester Tiap Material yang Berbeda

Permukaan bata merah cenderung tidak rata, sehingga membutuhkan plesteran lebih tebal. Selain menambah konsumsi material, waktu pengerjaan juga lebih lama. Kondisi ini berkontribusi langsung pada biaya proyek membengkak.

Sebaliknya, dinding hebel memiliki permukaan lebih rata. Jika pemasangannya benar, ketebalan plester dapat ditekan dan hasil akhir tetap optimal.

7. Mengabaikan Aspek Termal dan Akustik 

Selain biaya awal, kenyamanan bangunan juga mempengaruhi biaya jangka panjang. Hebel memiliki kemampuan isolasi panas dan suara yang lebih baik daripada bata merah. Jika mengabaikan aspek ini, pemilik bangunan bisa menghadapi biaya proyek membengkak dalam bentuk biaya operasional tambahan.

Bangunan yang panas cenderung membutuhkan pendingin ruangan lebih besar. Dalam jangka panjang, konsumsi energi meningkat dan anggaran ikut tergerus.

8. Salah dalam Mengoordinasikan Antar Material Pendukung

Dinding tidak berdiri sendiri. Ia terhubung dengan rangka atap, instalasi listrik, dan elemen lain seperti baja ringan. Tanpa koordinasi yang baik, kesalahan kecil bisa memicu biaya proyek membengkak.

Perbandingan antara dinding hebel dengan bata merah tidak hanya soal harga material, tetapi juga menyangkut metode kerja, struktur, finishing, dan kenyamanan jangka panjang. Kesalahan memahami karakter bahan sering menjadi penyebab utama biaya proyek membengkak di berbagai tahap pekerjaan.

Dengan perencanaan matang, pemilihan mortar yang tepat, serta dukungan supplier material dan baja ringan yang terpercaya, pemilik bangunan dapat mencegah pemborosan biaya konstruksi sejak awal.

Jika Anda ingin proyek berjalan lebih efisien dan hasilnya tahan lama, manfaatkan layanan konsultasi material dan pilihan produk berkualitas melalui platform belanja bahan bangunan terpercaya agar keputusan Anda tepat sejak awal.

Selain memahami tips dan trik dalam konstruksi bangunan dan cara mengaplikasikan bahan material, Anda juga bisa membaca artikel-artikel bermanfaat lainnya seputar bahan material di sini.