Bendrat adalah: Fungsi, Ukuran, dan Kegunaannya di Proyek

Bendrat adalah kawat baja tipis yang berfungsi mengikat dan menyatukan besi beton dalam konstruksi bangunan. Meskipun sering terlihat sederhana, bendrat berperan penting dalam menjaga kerapian susunan tulangan serta mendukung kekuatan dan kestabilan struktur. Pekerjaan pembesian pada bangunan rumah tinggal hingga proyek skala besar hampir selalu menggunakan bendrat sebagai material pendukung utama.

Dalam praktik proyek bangunan, penggunaan bendrat sering berjalan bersamaan dengan material utama seperti besi beton, beton cor, dan kayu bekisting. Namun, perbedaan fungsi dan karakter masing-masing material masih kerap disalahpahami. Oleh karena itu, pemahaman mengenai bendrat, mulai dari fungsi, ukuran, hingga kegunaannya, menjadi penting agar pekerjaan konstruksi berjalan lebih efektif dan sesuai standar.

Fungsi Bendrat dalam Proyek Bangunan

Menjaga Posisi Besi Tulangan

Bendrat berfungsi menjaga besi tulangan tetap pada posisinya agar tidak mudah geser. Ikatan bendrat membantu memastikan jarak antar besi sesuai dengan kebutuhan struktur. Dengan demikian, beton dapat menyelimuti tulangan secara merata dan menghasilkan struktur yang kuat.

Mendukung Proses Pengecoran

Saat pengecoran beton berlangsung, tekanan dari adukan beton dapat menyebabkan besi tulangan bergeser. Bendrat membantu menahan pergerakan tersebut sehingga susunan tulangan tetap stabil. Hal ini penting untuk menjaga kualitas hasil cor dan mencegah kerusakan struktur di kemudian hari.

Meningkatkan Kerapian Pekerjaan

Ikatan bendrat yang rapi membuat susunan besi terlihat lebih teratur dan mudah diperiksa. Kerapian ini memudahkan pengawasan serta meminimalkan kesalahan teknis di lapangan. Dengan pekerjaan yang lebih tertata, proses konstruksi dapat berjalan lebih efisien.

Jenis-jenis Bendrat Berdasarkan Ukurannya 

Bendrat tersedia dalam beberapa ukuran diameter yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Pemilihan ukuran bendrat memengaruhi kemudahan pengikatan serta kekuatan ikatan itu sendiri.

Ukuran bendrat yang umum digunakan antara lain:

  1. Bendrat 6 (diameter 5,20 mm)
  2. Bendrat 7 (diameter 4,20 mm)
  3. Bendrat 10 (diameter 3.40 mm)
  4. Bendrat 12 (diameter 2,85 mm)
  5. Bendrat 14 (diameter 2,10 mm)
  6. Bendrat 16 (diameter 1,60 mm)

Kegunaan Bendrat pada Berbagai Jenis Pekerjaan

Pekerja konstruksi menggunakan bendrat pada berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pondasi hingga struktur atap beton. Material ini berfungsi menyatukan rangka besi pada sloof, kolom, balok, dan pelat lantai agar tetap berada pada posisi yang tepat. Tanpa bendrat, pekerja akan kesulitan menjaga susunan tulangan tetap stabil dan sesuai perencanaan.

Selain pekerjaan struktural, pekerja juga memanfaatkan bendrat pada pekerjaan non-struktural, seperti mengikat rangka ringan sementara. Fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya menjadikan bendrat sebagai material serbaguna yang selalu ada di hampir setiap proyek bangunan.

Pengguna perlu menyesuaikan penggunaan bendrat dengan jenis pekerjaan serta ukuran tulangan. Ikatan cukup kuat untuk menahan posisi besi tanpa harus terlalu kencang. Ikatan yang terlalu kuat justru menyulitkan proses penyesuaian saat pemasangan berlangsung.

Pekerja juga perlu memotong bendrat dengan rapi agar tidak menimbulkan risiko cedera di area kerja. Penggunaan alat bantu seperti tang khusus membantu mempercepat proses pengikatan sekaligus meningkatkan efisiensi pekerjaan di lapangan.

Bendrat Hitam

Bendrat hitam menjadi jenis yang paling sering kita temui dalam proyek konstruksi. Produsen membuat material ini dari baja karbon rendah tanpa lapisan pelindung tambahan, sehingga permukaannya tampak berwarna hitam atau abu-abu gelap.

Bendrat hitam memiliki sifat lentur dan mudah di ubah bentuknya, sehingga pekerja dapat mengikat besi beton dengan lebih cepat dan rapi. Jenis bendrat ini cocok untuk pekerjaan struktur seperti sloof, kolom, balok, dan pelat lantai yang tertutup beton cor. Karena beton melindungi seluruh bagian ikatan, bendrat hitam tetap aman meskipun tidak memiliki lapisan antikarat.

Karakteristik bendrat hitam:

  • Mudah ditekuk dan diikat

  • Umum digunakan pada pekerjaan struktur beton

  • Harga relatif lebih ekonomis

  • Digunakan pada area yang tertutup beton

Bendrat Putih

Bendrat putih terkenal sebagai bendrat yang memiliki lapisan pelindung, umumnya berupa lapisan galvanis atau seng. Lapisan ini memberikan perlindungan tambahan terhadap karat, sehingga permukaannya tampak lebih terang atau keperakan.

Jenis bendrat ini sering terpakai pada area yang berpotensi terpapar udara lembap atau air. Selain itu, bendrat putih juga cocok untuk pekerjaan yang memerlukan tampilan lebih rapi pada rangka yang tidak sepenuhnya tertutup beton. Ketahanan terhadap korosi membuat bendrat putih lebih awet dalam kondisi tertentu.

Karakteristik bendrat putih:

  • Memiliki lapisan anti karat

  • Lebih tahan terhadap kelembapan

  • Cocok untuk area terbuka atau semi terbuka

  • Tampilan lebih bersih dan rapi

Mana yang Lebih Kuat?

Sebaiknya memilih bendrat hitam atau bendrat putih dengan menyesuaikan kondisi pekerjaan di lapangan. Pada pekerjaan struktur yang tertutup beton, bendrat hitam sudah mencukupi dan lebih efisien dari sisi biaya. Sementara itu, proyek dengan risiko korosi lebih tinggi atau area yang tidak tertutup sepenuhnya membutuhkan bendrat putih karena daya tahannya lebih baik.

Pemahaman terhadap perbedaan tersebut membantu tim proyek menentukan jenis secara lebih tepat sesuai kebutuhan teknis. Dengan pemilihan yang sesuai, sehingga dapat meningkatkan kualitas pekerjaan tetap terjaga dan ketahanan konstruksi bangunan.

Berdasarkan jenis dan kegunaannya, pekerja dapat membedakan bendrat sesuai dengan diameter yang tersedia. Oleh karena itu, tentukan terlebih dahulu fungsi penggunaannya sebelum memilih ukuran bendrat agar sesuai dengan kebutuhan proyek. Untuk memudahkan pengadaan material, kamu bisa membeli bendrat melalui website ini atau klik di sini.