Mengenal Apa Saja Aksesoris Baja Ringan dan Fungsinya

Aksesoris baja ringan merupakan komponen pendukung yang memiliki peran penting dalam konstruksi atap, mulai dari membantu menyambungkan rangka hingga melengkapi sistem pemasangan atap. Penggunaan baja ringan sebagai rangka atap semakin populer karena bobotnya relatif ringan, kuat, dan praktis dalam pemasangan. Namun, konstruksi atap yang baik tidak hanya bergantung pada rangka utamanya, tetapi juga pada pemilihan komponen pendukung yang sesuai dengan kebutuhan.

Setiap jenis aksesorisnya memiliki fungsi dan spesifikasi yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk mengenali jenis-jenisnya agar Anda dapat memilih komponen yang tepat sesuai kebutuhan konstruksi. Lalu apa saja jenis aksesoris baja ringan dan fungsinya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Macam-Macam Aksesoris Baja Ringan dan Fungsinya

Aksesoris baja ringan terdiri dari berbagai komponen dengan fungsi yang berbeda. Beberapa digunakan untuk menyambungkan rangka, sedangkan komponen lainnya berfungsi sebagai pelengkap pemasangan atap. Berikut beberapa jenis yang perlu Anda ketahui.

1. Sekrup Baja Ringan (Roofing Screw)

Aksesoris ini digunakan untuk mengikat lembaran penutup atap, seperti spandek dan galvalum, pada rangka pendukung. Sekrup tertentu juga digunakan untuk menyambungkan profil baja ringan, sesuai dengan jenis dan spesifikasi produk. Pemilihan sekrup perlu disesuaikan dengan ketebalan material serta kebutuhan pemasangan.

2. Screw Reng/Taso Screw

Berbeda dengan sekrup untuk penutup atap, jenis ini digunakan untuk menyambungkan bagian reng dengan profil rangka pendukungnya. Ukuran dan spesifikasinya perlu disesuaikan dengan ketebalan material serta desain sambungan agar pemasangan sesuai dengan kebutuhan konstruksi.

3. Dynabolt

Komponen ini berfungsi sebagai baut angkur untuk mengikat dudukan atau pelat sambungan pada beton maupun material dasar padat lainnya. Dalam pemasangan rangka baja ringan, dynabolt membantu menghubungkan tumpuan rangka dengan struktur beton. Pemilihan ukuran dan jenisnya perlu mempertimbangkan kondisi material dasar serta beban konstruksi.

4. Bracket Baja Ringan

Komponen berbentuk siku atau pelat khusus ini membantu menghubungkan dan menopang bagian konstruksi pada posisi tertentu. Bentuk dan spesifikasinya beragam, sehingga Anda perlu memilih bracket yang sesuai dengan desain sambungan dan kebutuhan pemasangan.

5. Sekrup SDS (Self-Drilling Screw)

Jenis pengikat ini memiliki ujung menyerupai mata bor yang dapat menembus material tertentu tanpa memerlukan lubang awal. Sekrup SDS membantu menyambungkan komponen logam, termasuk profil baja ringan. Pastikan Anda memilih ukuran dan jenis sekrup yang sesuai dengan ketebalan material serta kebutuhan sambungan.

6. Baut dan Mur

Kedua komponen ini bekerja bersama untuk menyatukan dua atau lebih bagian konstruksi melalui lubang yang tersedia. Dalam aplikasi baja ringan tertentu, baut dan mur membantu membentuk sambungan sesuai desain konstruksi. Pemilihan ukuran dan spesifikasinya perlu mempertimbangkan jenis sambungan serta beban yang harus ditahan.

7. Washer (Ring Baut)

Komponen berbentuk cakram dengan lubang di bagian tengah ini membantu mendistribusikan tekanan pada permukaan sambungan ketika Anda mengencangkan baut atau sekrup. Pilih ukuran dan jenis washer yang sesuai dengan pengikat serta kebutuhan pemasangan agar sambungan bekerja dengan baik.

Tips Memasang Baja Ringan Tanpa Cor Tambahan

Mengenal Apa Saja Aksesoris Baja Ringan dan Fungsinya (2)

Tahukah Anda, pemasangan baja ringan pada kondisi tertentu bisa dilakukan tanpa membuat dudukan beton tambahan, lho! Salah satu caranya dengan menggunakan dynabolt untuk mengikat rangka pada permukaan beton yang sudah tersedia.

Gunakan dynabolt ukuran M10 atau M12 yang dipasang pada beton atau tembok kokoh sesuai kebutuhan konstruksi. Alternatif lainnya, Anda bisa menggunakan sepatu atau bracket dari potongan kanal C sebagai dudukan rangka.

Hindari menanam langsung tiang baja ringan ke dalam cor beton karena kontak dengan semen basah dan kelembapan dapat meningkatkan risiko korosi. Pastikan dudukan dan sambungan terpasang dengan baik agar rangka tetap stabil dan aman.

Catatan: Ukuran dynabolt dan jenis dudukan harus disesuaikan dengan kondisi beton serta beban yang ditopang. Tidak semua tembok cocok menjadi tumpuan rangka baja ringan.

Sedang mencari baja ringan dan aksesorisnya? Temukan berbagai pilihan material bangunan di laman berikut ini untuk memenuhi kebutuhan konstruksi Anda.

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter