Cara Mengenali Baja Ringan Berkualitas Asli vs Palsu

Baja ringan merupakan material konstruksi yang semakin populer digunakan untuk rangka atap dan struktur bangunan modern. Selain ringan dan kuat, baja ringan juga dikenal tahan karat serta memiliki umur pakai yang panjang. Namun, meningkatnya kebutuhan baja ringan di pasaran membuat produk palsu atau berkualitas rendah ikut beredar. Jika tidak cermat, penggunaan baja ringan palsu dapat membahayakan kekuatan bangunan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengenali baja ringan berkualitas asli dibandingkan yang palsu.

1. Ciri Baja Ringan Berkualitas Asli dari Merek dan Label

Baja ringan asli umumnya memiliki merek, logo produsen, serta spesifikasi teknis yang tercetak jelas dan rapi di permukaan material. Informasi seperti ketebalan, jenis lapisan, hingga standar mutu biasanya tidak mudah terhapus. Sebaliknya, baja ringan palsu sering kali tidak memiliki identitas produk yang jelas atau cetakannya mudah pudar.

2. Periksa Ketebalan Baja Ringan Sesuai Standar

Ketebalan merupakan indikator utama kualitas baja ringan. Produk berkualitas memiliki ketebalan sesuai spesifikasi yang tertera, seperti 0,75 mm atau 1,00 mm (TCT). Baja ringan palsu biasanya lebih tipis dari klaimnya sehingga kekuatannya tidak optimal. Untuk memastikan, Anda dapat mengukur langsung menggunakan alat ukur seperti jangka sorong.

3. Amati Lapisan Anti Karat Baja Ringan

Baja ringan berkualitas dilapisi galvanis atau galvalume dengan komposisi yang merata dan mengilap. Lapisan ini berfungsi melindungi baja dari korosi dan karat. Jika permukaan terlihat kusam, tidak rata, atau mudah terkelupas, besar kemungkinan baja ringan tersebut berkualitas rendah atau palsu.

4. Uji Kekuatan dan Kekakuan Material

Baja ringan asli memiliki struktur yang kokoh dan tidak mudah berubah bentuk. Saat ditekan atau dibebani, baja ringan berkualitas tidak mudah melengkung dan tetap stabil. Sementara itu, baja ringan palsu cenderung mudah penyok dan kurang kuat menopang beban, terutama untuk rangka atap.

5. Pastikan Baja Ringan Memiliki Sertifikasi SNI

Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi jaminan bahwa baja ringan telah melalui uji kualitas, kekuatan, dan ketahanan karat. Menggunakan baja ringan ber-SNI sangat disarankan untuk menjaga keamanan konstruksi jangka panjang. Hindari produk tanpa standar jelas karena berisiko tinggi terhadap kerusakan bangunan.

6. Jangan Tergiur Harga Baja Ringan Terlalu Murah

Harga baja ringan yang terlalu murah patut dicurigai. Produk palsu biasanya dijual di bawah harga pasar dengan mengorbankan kualitas material. Menghemat biaya di awal justru bisa menimbulkan kerugian besar akibat perbaikan atau penggantian rangka di masa depan.

7. Beli Baja Ringan dari Distributor Resmi

Cara paling aman mendapatkan baja ringan berkualitas asli adalah membeli dari distributor resmi atau toko bahan bangunan terpercaya. Selain kualitas terjamin, biasanya Anda juga mendapatkan informasi produk yang lengkap serta layanan purna jual.

Kesimpulan

Mengetahui cara mengenali baja ringan berkualitas asli vs palsu sangat penting sebelum memulai proyek konstruksi. Dengan memperhatikan merek, ketebalan, lapisan anti karat, sertifikasi SNI, serta memilih distributor terpercaya, Anda dapat memastikan bangunan lebih aman, kuat, dan tahan lama. Baja ringan berkualitas bukan sekadar material, melainkan investasi jangka panjang bagi konstruksi Anda.

Gunakan baja ringan berkualitas asli untuk memastikan rangka bangunan Anda kuat, aman, dan tahan lama. Pilih material terpercaya demi hasil konstruksi yang maksimal yang hanya ada di www.belanjamaterial.com .

Informasi lebih lanjut klik disini!