Dinding baru selesai dicat, tetapi permukaannya mulai menggelembung? Kondisi ini tentu membuat hasil pengecatan terlihat kurang rapi. Jika lapisannya terlepas, warna dasar atau permukaan dinding juga bisa kembali terlihat.
Cat tembok menggelembung dapat terjadi karena kelembapan, permukaan yang kurang siap, atau kondisi pengecatan yang tidak sesuai. Jadi, penyebabnya tidak selalu berasal dari kualitas cat.
Sebelum mengecat ulang, kenali penyebabnya agar perbaikan tidak perlu dilakukan berulang kali.
Kenapa Cat Tembok Bisa Menggelembung?
Cat menggelembung terjadi ketika lapisan cat kehilangan daya lekat dan terangkat dari permukaan di bawahnya. Ukurannya bisa berupa gelembung kecil hingga bagian yang melebar.
Kondisi ini berbeda dari gelembung udara yang muncul saat cat masih basah akibat proses aplikasi. Perhatikan kapan gelembung muncul dan apakah lapisan cat mulai terkelupas untuk membantu menentukan pemeriksaannya.
Berikut beberapa penyebab yang perlu Anda perhatikan.
1. Dinding Masih Lembap Saat Dicat
Permukaan yang terlihat kering belum tentu menunjukkan bagian dalam dinding sudah siap menerima cat. Hal ini perlu diperhatikan terutama pada plester atau acian baru.
Kelembapan dari dasar dapat mengganggu daya lekat lapisan cat. Akibatnya, permukaan yang awalnya terlihat rapi bisa menggelembung setelah pengecatan.
Jangan hanya mengandalkan sentuhan tangan. Ikuti persyaratan kelembapan dan waktu kesiapan permukaan dari produsen material serta cat yang digunakan.
2. Ada Rembesan yang Belum Diperbaiki
Kebocoran atap, pipa, atau masuknya air melalui dinding luar dapat membuat tembok kembali lembap meskipun sudah dicat.
Perhatikan lokasi kerusakannya. Gelembung yang berulang di dekat plafon, kamar mandi, atau setelah hujan dapat menjadi petunjuk adanya sumber air yang perlu diperiksa.
Mengecat ulang tanpa memperbaiki sumber rembesan berisiko membuat masalah muncul kembali.
3. Permukaan Dinding Kotor atau Lapisan Lama Rapuh
Debu, minyak, dan sisa lapisan yang tidak melekat kuat dapat mengganggu daya rekat cat baru.
Pada tembok lama, periksa apakah cat mudah terkelupas atau meninggalkan serbuk ketika disentuh. Jangan langsung menutup bagian tersebut dengan lapisan baru.
Bersihkan permukaan dan singkirkan lapisan yang rapuh hingga mencapai dasar yang kuat sebelum melanjutkan pekerjaan.
4. Mengecat Saat Permukaan Terlalu Panas
Mengecat dinding yang terkena sinar matahari langsung dapat membuat lapisan permukaan mengering terlalu cepat dan meningkatkan risiko kerusakan lapisan.
Paparan hujan atau kelembapan tinggi sesaat setelah pengecatan juga dapat mengganggu hasilnya.
Untuk pekerjaan luar ruangan, pilih waktu dan kondisi cuaca yang sesuai dengan petunjuk produk. Hindari mengecat hanya berdasarkan jadwal tanpa memeriksa keadaan dinding.
5. Cat Dasar atau Sistem Pengecatan Kurang Sesuai
Cat dasar membantu menyiapkan permukaan sebelum menerima cat akhir. Namun, pemilihannya harus sesuai dengan kondisi dinding dan sistem produk yang digunakan.
Pada permukaan berbahan semen, kelembapan dan alkalinitas juga perlu diperhatikan. Cat dasar tahan alkali dapat membantu sesuai peruntukannya, tetapi bukan pengganti perbaikan kebocoran.
Periksa pula ketentuan pengenceran dan jeda antarlapis. Permukaan yang sudah kering saat disentuh belum tentu siap langsung ditimpa lapisan berikutnya.
Cara Mengatasi Cat Tembok Menggelembung
1. Temukan Penyebabnya Terlebih Dahulu
Periksa apakah kerusakan berkaitan dengan rembesan, kondisi dasar, atau proses pengecatan. Jika area terus lembap atau kerusakan berulang, minta tukang memeriksa sumbernya sebelum melakukan finishing ulang.
2. Hilangkan Lapisan yang Tidak Melekat
Setelah penyebabnya ditangani, kerok lapisan cat yang menggelembung dan terkelupas hingga mencapai bagian yang masih kuat. Ratakan tepinya dengan pengamplasan yang sesuai, lalu bersihkan debu.
Hindari hanya menusuk gelembung dan mengecat permukaannya. Lapisan yang sudah kehilangan daya rekat perlu dibuang.
3. Perbaiki Dasar Dinding Jika Diperlukan
Jika plester atau acian ikut rapuh, perbaiki bagian tersebut dengan material sesuai fungsi dan kondisi permukaan. Tidak semua kerusakan membutuhkan plester ulang seluruh dinding.
Untuk menyiapkan bahan perbaikan, Anda dapat menelusuri pilihan mortar di JualMortar melalui laman ini. Pastikan produk yang dipilih sesuai untuk pekerjaan plester, acian, atau kebutuhan lainnya.
4. Pastikan Permukaan Siap Dicat
Tunggu material perbaikan hingga memenuhi persyaratan pengecatan. Lama tunggunya bergantung pada produk, ketebalan aplikasi, ventilasi, dan kondisi lingkungan.
Pastikan permukaan bersih, kuat, serta memenuhi batas kelembapan dan alkalinitas yang ditentukan produsen cat.
5. Aplikasikan Cat Dasar dan Cat Akhir
Gunakan cat dasar sesuai kebutuhan permukaan, kemudian lanjutkan dengan cat akhir yang kompatibel.
Ikuti petunjuk mengenai pengenceran, jumlah lapisan, dan waktu pelapisan ulang. Hindari membuat lapisan terlalu tebal demi menutup kerusakan dengan cepat.
Cara Mencegah Cat Menggelembung Kembali
Agar hasil pengecatan lebih terjaga, lakukan beberapa langkah berikut:
- Perbaiki kebocoran sebelum mengecat.
- Pastikan plester dan acian memenuhi syarat pengecatan.
- Bersihkan debu serta lapisan cat lama yang rapuh.
- Pilih cat dasar dan cat akhir sesuai kondisi ruangan.
- Ikuti takaran pengenceran dan jeda antarlapis.
- Jaga ventilasi selama proses pengeringan.
Persiapan dinding sama pentingnya dengan pemilihan cat. Produk yang sesuai tetap membutuhkan dasar yang layak dan aplikasi yang benar.
Siapkan Kebutuhan Perbaikan Dinding Anda
Cat tembok menggelembung sebaiknya diperiksa penyebabnya sebelum ditutup dengan cat baru. Dengan menangani sumber masalah terlebih dahulu, pekerjaan perbaikan dapat lebih terarah.
Untuk kebutuhan bahan bangunan dan renovasi, telusuri pilihan produk BelanjaMaterial melalui laman ini.
Anda juga dapat melihat pilihan bahan material di BahanMaterial melalui laman ini. Konfirmasikan spesifikasi, ketersediaan, dan pengiriman sesuai lokasi proyek sebelum memesan.

